Kinerja KSOP Disorot, DPRD Kaltim Minta Evaluasi Total Pengawasan Jembatan Mahakam
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Insiden berturut-turut yang melibatkan kapal tongkang menabrak Jembatan Mahakam 1 kembali menjadi sorotan tajam DPRD Kalimantan Timur. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menilai lemahnya pengawasan dari pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai penyebab utama masalah yang tak kunjung tuntas ini.
Ekti menyebut bahwa sistem pengawasan yang dijalankan KSOP dan Pelindo tidak berjalan efektif, terbukti dari terulangnya kejadian serupa dalam waktu singkat.
Ia menilai bahwa kejadian tersebut bukan hanya soal kelalaian teknis, tetapi mencerminkan kegagalan struktural dalam tata kelola pengawasan perairan.
"Ini bukan lagi kecelakaan biasa. Jika pengawasan berjalan baik, kejadian seperti ini seharusnya bisa dicegah," kata Ekti, Kamis (1/5/25).
Meski tidak memiliki otoritas langsung untuk memberhentikan pejabat, Ekti mendesak agar Gubernur Kalimantan Timur dan jajaran Pemerintah Provinsi segera mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi jabatan Kepala KSOP.
Menurutnya, rekomendasi dari DPRD telah disampaikan berkali-kali, namun hingga kini belum tampak perubahan signifikan dalam sistem pengawasan. Hal ini, lanjutnya, justru membahayakan keselamatan pengguna jembatan serta mengganggu kelancaran mobilitas warga.
Salah satu sorotan Ekti adalah lemahnya implementasi prosedur standar operasional (SOP), yang menurutnya terbukti dari insiden putusnya tali kapal pada malam hari yang seharusnya bisa dicegah.
“Kalau SOP mereka benar-benar diterapkan dan diawasi, kejadian seperti ini mustahil terjadi. Ini menunjukkan sistemnya benar-benar amburadul,” ujarnya.
Ekti pun menegaskan perlunya pergantian kepemimpinan di KSOP sebagai bagian dari tanggung jawab atas serangkaian kegagalan ini.
"Situasi ini tak bisa dibiarkan. Kepala KSOP harus dievaluasi bahkan diganti jika memang terbukti lalai. Keselamatan publik tidak boleh dikompromikan," tandasnya.
DPRD Kaltim menyatakan
akan terus mengawal isu ini dan menuntut perbaikan menyeluruh agar insiden
serupa tidak terulang dan Jembatan Mahakam tetap aman untuk dilalui
masyarakat.(ADV)